Wednesday, November 23, 2005

Taun baruan a la 70’s – 80’s, wisata santai sejarah and naik kereta api djaman doeloe di Cepu

Start:     Dec 31, '05 6:00a
Location:     Cepu
Temans,

Ada yang mau ikutan acara taun baruan a la 70’s – 80’s, wisata santai sejarah and naik kereta api djaman doeloe di Cepu ?

For more info please contact :
adep@cbn.net.id, 0818-949682 or
deedee_caniago@yahoo.com, 0856-1088831

Cheers
deedee

======================================

PLESIRAN TEMPO DOELOE: Tahun Baruan ke Cepu
Kumpul di Stasiun Gambir (Jl. Medan Merdeka Timur)
Sabtu 31 Desember 2005 jam 06.00 pagi
Rp. 1.900.000 per orang, itu semua sudah termasuk:
(Menginap dua malam di Hotel Mega Bintang, Cepu)
(Naek Kereta Djadoel Melintasi Hoetan Djati, Cepu)
(Tiket Kereta Api Argo Muria pergi dan juga pulang)
(Bus AC selama pejalanan)
(Bledug Kuwu, Purwodadi)
(Rumah R.A.Kartini, Rembang)
(Makam R.A.Kartini, Desa Bulu)
(Asuransi Perjalanan)
(Makan & Minum)
(Kaos PTD)

(yang pingin ikut dari Semarang)
(hanya bayar Rp.1.400.000 saja)


--------------------------------------------------------------------------------

Tempo berdjalan dengen tjepet.
Sebelas boelan meliwat dengen tiada dirasaken.
Sebentar lagi soeda maoe masoep tahoen baroe.

"Wah, udah mau tahun baru lagi yahhh..."

Poesing tida tahoe maoe kamana liwatin tahoen baroean nanti ??? SAHABAT MUSEUM poenja obat jang mandjoer dan moestadjab, iaitoe:

PLESIRAN TEMPO DOELOE: TAHOEN BAROEAN naar TJEPOE
Saptoe 31 Desember 2005, Minggoe 1 Januari 2006 & Senen 2 Januari 2006

Tjepoe adalah satoe kota jang pernahnja (letaknya) deket perbatasan antara Djawa Tengah dan Djawa Oost. Ini kota soenggoe bekend sebagi kota minjak. Banjak orang dateng berdoejoen-doejoen goena dapetin minjak.

Namoen kitaorang tiada maoe bitjaraken perkara minjak boeat ini plesiran. Tetapi kitaorang sedang siapken actie jang amet sanget interessant (interesting) poenja, Naek Kereta Djadoel Melintasi Hoetan Djati di Tjepoe !!!

Djikaloe toean-njonja pernah rasaken naek kereta di bilangan Ambarawa, tentoe blom tjoekoep poeas, kerna itoe sepur duratienja tjoema sekitar satoe djam sadja lamanja. Berbeda dengan naek kereta di bilangan hoetan Tjepoe, ini sepur berdjalan selama empat djam pergi dan poelang meliwati banjak matjem panorama, seperti sawah, sungai, djembatan, roema pendoedoek, kebon djagoeng, dan tentoe sadja hoetan djati -tempat dimana kitaorang nantinja menjantap makan siang tepat di tengah-tengah hoetan !!! wah, yang bener aja nih ??? Kedengarannya menarik !!!

Di goedang tempat kereta ini pada parkeer. Terdapat 3 lokomotief jang besar poela gagah, jang ada dibikin saat moela abad ke-20. Dengan nama-nama jang tjoekoep bagoes: "Tudjubelas'', "Augustus" & "Bahagia". Apakah ini menandakan bahoewa pada tanggal Tudjubelas Augustus nantinja, kitaorang Bangsa Indonesia aken merasaken "Ke-Bahagia-an?" entahlah, jang pasti, lokomotief terseboet di atas meroepaken saksi perdjalanan riwajat trein di Noesantara, nantinja kitaorang djoega aken berbagi tjerita perihal asal-moeasal kereta api di Nederlandsch-Indië, brikoet permasalahannja.

Koetika perdjalanan dengen ini kereta djadoel, tempo-tempo (kadang-kadang) djikaloe kitaorang tjermat memandang ke langit, aken liwat satoe-doea elang djawa jang sedang terbang bebas di atas kereta (wah kali-kali aja beruntung)

Plesiran Tempo Doeloe kali ini bole dibilang plesiran koeliling kota-kota di Djawa Tengah, kerna kitaorang aken meliwati:
Poerwodadi-Blora-Tjepoe-Rembang-Pati-Koedoes-Demak dalem tempo 3 hari sadja. Tapi ini perdjalanan nantinja aken diboeat mampir-mampir barang sedjenak, termasoek ke Bledug Kuwu di Desa Kluwu, misih di bilangan Poerwodadi, saboeah keadjaiban alam dimana terdapat saboeah tempat plesiran jang tanahnja atjapkali meletoepken boenji "bledoeg" seperti seboeah meriam jang menembakkan cannonball (peloeroe meriam) dari djaoeh. Ingat, ini boekan belerang, tetapi gelemboeng gas jang menjemboel ke permoekaan dan konon tida panas tetapi rada dingin dan keloearken tjairan garem jang sanget asin melebih aer di laoet. Kaloe kaloe moesim hoedjan, ini tanah dapet menjemboel setinggi 5 meter, en di moesim kering tjoema 2 meter.

Lantas kitaorang aken bezoek ke roemahnja Ibu Kita Kartini di Kota Rembang, dimana misih ada terdapat perabotan roemah tangga aseli seperti medja makan, medja rias, korsi gojang, randjang, foto, loekisan karja poetra R.A.Kartini: R.M.Soesalit, dan djoega bath-tub (bak mandi) berkaki nan djadoel. En sablomnja kitaorang ka ini roemah, kitaorang djoega kasi mampir di Desa Bulu goena koendjoengken "Pesarean" tempat Ibu Kita Kartini berbaring oentoek selama-lamanja. Kamoedian kitaorang meloentjoer ke arah koeloen, toedjoean Kota Pati en mengaso makan siang di Kota Kretek, Koedoes.


Sasoedahnja bus melandjoetkan perdjalanan ke Kota Demak oentoek koendjoengken Masjid Agung Demak jang melegenda. Plesiran koeliling kota-kota di Djawa Tengah, diachiri di Kota Semarang oentoek kasi toenggoe naek kereta api Argo Muria di Stasiun Tawang.

Kita orang bersilaken pada toean-njonja soeka tjoba toelis email boeat kasi daftar pada adres soerat-listrik jang terseboet di atas, jakni: adep@cbn.net.id djangan tjoema toeroet-toeroetan mendaftar sadja, tetapi aken lebi bidjaksana djikaloe toean dan njonja langsoeng kasi kirim itoe doeit DP setjepetnja, selekasnja :)

Silahkan mendaftar dan mentransfer Rp.1.900.000 (no. urut peserta akan diberikan setelah mendaftar, nanti transfer uangnya sesuai dengan no. urut)
ditransfer ke Bank BCA: 2371425693 BCA cab Pondok Indah atas nama ADE HARDIKA PURNAMA, toeloeng dikonfirmasikan via email atawa sms ke no: 0818 94 96 82, atau fax ke no: (021) 769 6273 (doeit jang soeda ditransfer tida dapet dikembalikan, tetapi bisa dioper kepada orang laen/teman, dll)
mari.. mari... ikoetan dengen kitaorang merasaken keceriaan tiada henti.....
kesenangan hati tiada tara, kagoembirahan tiada banding, tiada, oh tiada..



Memoedjiken dengen hormat,
Ade Purnama (Adep)
SAHABAT MUSEUM
adep@cbn.net.id
0818 94 96 82


(reklame ini terinspirasi oleh gaya bahasa pada majalah mingguan "Sin Po" terbitan thn 1923) bagi yang ingin mengetahui perkembangan Plesiran Tempo Doeloe:Tahoen Baroean ke Cepu, silahkan gabung milis Sahabat Museum, klik: sahabatmuseum-subscribe@yahoogroups.com



Itinerary:
PTD Tahoen Baroean naar Tjepoe 31 Desember 2005, 1 dan 2 Januari 2006

Hari I SABTU 31 DESEMBER 2005
06.00: kumpul di Stasiun Gambir, Jakarta
07.00: kereta Argo Muria berangkat menuju Semarang
12.30: kereta tiba di Stasiun Tawang, Semarang
13.00: mengaso sebentar di Semarang
13.30: cabut ke Purwodadi naik Bus AC
15.30: sampai di Bleduk Kuwu, Purwodadi
16.00: berangkat ke Cepu melalui Blora
18.00: sampai di Cepu, masuk hotel
19.30: makan malam di Cepu
21.00: kembali ke hotel, mengaso
22.00: siap-siap Tahoen-Baroean, Party a la 70’s - 80’s (detail tba)
00.00: Happy New Year 2006 !!!
02.00: istirahat

Hari II MINGGU 1 JANUARI 2006
08.00: sarapan di Hotel Mega Bintang
09.30: berangkat ke stasiun kereta djadoel
10.00: naik kereta djadoel melintasi hoetan djati
12.00: makan siang di tengah-tengan hutan
13.00: cabut kembali ke stasiun awal
15.30: sampai hotel, mengaso kembali
19.30: makan malam di Cepu
21.00: kembali ke hotel, mengaso
22.00: pintong (pindah tongkrongan)
Hari III SENIN 2 JANUARI 2006
06.00: berangkat menuju Desa Bulu via Blora
07.30: sampai di makam Kartini, Desa Bulu
08.00: berangkat menuju Rembang
08.45: keliling Museum Kartini, Rembang
09.30: berangkat ke Kudus via Pati
11.30: makan siang di Kudus
12.30: berangkat ke Mesjid Agung Demak
13.15: sampai di Mesjid Agung Demak
14.00: berangkat ke Semarang
15.00: sampai di Stasiun Tawang, Semarang
16.00: kereta Argo Muria berangkat menuju Jakarta
21.30: kereta tiba si Stasiun Gambir, Jakarta
22.00: berpisah dan saying good-bye :)

No comments: