Tuesday, December 13, 2005

[jiffest] Depuis Qu'Otar Est Parti (Since Otar Has Left) (France)

Rating:★★★
Category:Movies
Genre: Drama
Film ini berlatar belakang di Tbilisi, ibukota Georgia, negara kelahiran Stalin. Eka adalah seorang nenek yang tinggal bersama anak perempuannya Marina, janda yang ditinggal mati suaminya yg bertugas di Soviet, dan Ada, cucu perempuannya yang sangat menyayangi Eka.

Anak laki-laki Eka, Otar seorang tabib pindah ke Paris untuk mencari hidup yang lebih baik dan kadang mengirimkan surat dan uang untuk Eka. Eka sangat menyayangi Otar, hal ini terlihat dari ekspresi wajahnya setiap kali menerima surat dan telepon dari Otar.

Suatu hari datang kabar buruk yang menyatakan bahwa Otar meninggal akibat kecelakaan dan dimakamkan di Pemakaman Thiais, Paris. Marina dan Ada yang menerima kabar tersebut sangatlah shock dan memutuskan untuk tidak memberitahu Eka. Mereka berdua bersandiwara seolah2 Otar masih hidup. Mereka mengirimkan surat & uang ke Eka seolah2 itu dikirim oleh Otar.

Marina & Ada sangatlah tersiksa dengan keadaan dimana mereka harus mendengar kabar duka mengenai Otar dan di satu sisi mereka bersandiwara di depan Eka. Sampai akhirnya suatu hari Eka menjual semua buku berharga yang dimilikinya untuk membeli tiket ke Paris karena ia ingin menengok Otar. Marina & Ada tidak bisa berbuat apa2 karena tiket sudah dibeli dan mereka memutuskan untuk memberitahu Eka cerita yang sebenarnya setibanya di Paris.

Waktu mereka sampai di Paris, pagi2 buta Marina & Ada pergi mencari makam Otar sebelum memberitahu Eka. Tidak lama setelah mereka pergi, Eka pergi ke alamat Otar yang selama ini ada di surat2 yang dia kirim. Tetangganya memberitahu bahwa Otar sudah meninggal dan kadang temannya Niko datang untuk mengecek apakah ada surat untuk Otar atau tidak.

Ketika Eka kembali ke hotel, dia mengatakan kepada Marina & Ada bahwa dia baru saja dari apartemennya Otar. Karena Eka tidak mau Marina & Ada tahu kalau Otar meninggal (padahal sebenarnya mereka sudah tahu), Eka mengatakan bahwa Otar pergi ke Amerika untuk mencari pekerjaan yang lebih baik.

Nah lho... bingung kan... endingnya, satu sama lain saling menutupi bahwa Otar sudah meninggal. Film ini cukup bagus meskipun ternyata sebagian besar dialognya menggunakan bahasa Georgia, padahal gw pikir film ini berbahasa Perancis. Ada sih dialog dlm bahasa Perancisnya, tapi ngga banyak. Anyway, lumayan bagus dengan ending yang ngga bisa ditebak. Semalam waktu gw nonton film ini, sosok Eka mengingatkan gw sama oma gw. Hmmm I miss her....

No comments: